Antara Nasib Belanda dan Sikap De Jong

Antara Nasib Belanda dan Sikap De Jong

Antara Nasib Belanda dan Sikap De JongSetelah semua orang tahu nasib Belanda yang tidak mungkin bisa masuk ke piala Euro 2016, maka banyak orang yang mulai mencari tahu apa pendapat pemain tim nasional Belanda. Salah satu pemain yang menjadi incaran dari wartawan adalah pemain De Jong. Saat ini De Jong memang sudah kembali memperkuat klub AC Milan.

Ketika banyak orang bertanya mengenai apa yang terjadi dengan tim nasional Belanda yang berlaga di kualifikasi piala euro 2016, maka De Jong langsung mengalihkan perhatian. Ia sama sekali tidak tertarik untuk membicarakan mengenai apa yang baru saja terjadi pada tim nasional Belanda.

Belanda memang sudah kalah dalam persaingan saat mengikuti babak kualifikasi. Babak kualifikasi yang diadakan untuk mencari tim yang lolos dari grup A Piala Euro, membuat Belanda menjadi tim besar yang sangat memalukan. Bahkan tim nasional Belanda sama sekali tidak berkutik saat menghadapi tim dari Ceko, Turki dan Islandia. Tim nasional Belanda hanya mampu menempati peringkat ke empat. Ini adalah hasil yang memang sangat memalukan.

Ketika pemain seperti De Jong yang menghadapi dua kesulitan, maka Ia terlihat lebih senang untuk membicarakan mengenai perannya di AC Milan. Saat ini memang AC Milan juga dianggap sebagai tim yang gagal karena hanya mampu mengumpulkan sembilan poin saja. Apapun itu De Jong menganggap bahwa Belanda memang memiliki nasib yang kurang baik.

De Jong menganggap bahwa apa yang terjadi pada Belanda di euro 2016 adalah kondisi yang sangat wajar. Selalu ada kemenangan dan kekalahan dalam sepakbola. Dan Belanda menjadi tim yang kalah terlalu awal. Padahal banyak orang yang memang mengharapkan Belanda bisa bersaing dengan beberapa negara lain yang lebih kuat. Kalah pada tahap awal memang sangat memalukan, tapi itulah yang terjadi. Pendapat De Jong ini menjadi salah satu pendapat yang paling banyak dikatakan oleh semua pemain tim nasional Belanda.

Tapi De Jong memang selalu menganggap bahwa ada tim yang seharusnya kalah dan menang. Pernyataan ini seperti mengungkapkan pendapat pribadinya mengenai posisi AC Milan saat ini.