Anwar El Ghazi Mendengar Pendapat Ronaldo Soal Negara Mana yang Harus Dipilih

Anwar El Ghazi Mendengar Pendapat Ronaldo Soal Negara Mana yang Harus Dipilih

Anwar El Ghazi Mendengar Pendapat Ronaldo Soal Negara Mana yang Harus DipilihAgen Casino – Memiliki kesempatan untuk bisa bermain di dua negara ternyata tidak terlalu menyenangkan untuk Anwar El Ghazi. Baru-baru ini El Ghazi mengatakan jika semua pertimbangan ini membuat dirinya sulit untuk membuat keputusan. Ia memang bisa saja memperkuat tim Maroko atau Belanda dan semua keputusan ini harus dilakukan dengan cara yang tepat.

Maroko memang asal negara orang tua El Ghazi, namun Belanda adalah tempat lahir dan besar yang mungkin tidak akan bisa dilupakan oleh El Ghazi. Hingga kemudian El Ghazi memang masuk ke dalam skuat bayangan dari tim nasional Belanda. Belanda memang sedang mempersiapkan diri untuk bisa tampil di kualifikasi Euro 2016. Pada bulan Oktober Belanda memang harus mendapatkan poin penuh untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya. Sementara memiliki El Ghazi bisa menjadi salah satu amunisi yang ampuh untuk Belanda.

Namun ternyata keputusan El Ghazi untuk memilih Belanda sebagai negara yang akan diperkuatnya bukan merupakan pertimbangannya sendiri. Ketika bertemu dengan salah satu pemain besar seperti Christian Ronaldo, El Gahzi bertanya sebuah hal penting mengenai itu. Mendengar apa keraguan El Ghazi ternyata Ronaldo juga tidak ragu memberikan pendapatnya.

El Ghazi berkata kepada Agen Casino Online Indonesia bahwa Ronaldo membuatnya merasa yakin untuk memilih Belanda. Ia mengatakan bahwa keputusan itu harus diambil sendiri dan selalu ada pendapat  setelah keputusan itu diumumkan. Mungkin orang di Maroko akan menganggap bahwa dirinya termasuk salah satu pengkhianat, namun jika tidak memilih Belanda maka itu seperti meninggalkan jejak lahir.

Sementara itu pelatih Belanda, Danny Blind memang yakin jika El Ghazi akan menjadi salah satu kekuatan yang bisa membuat Belanda menang melawan Ceko dan Kazakhztan. Melihat semua performa El Ghazi yang sudah bisa mencetak 7 gol dalam enam kali pertandingan adalah hal yang sangat besar. Dan tentu saja usia El Ghazi yang baru 20 tahun bisa menjadi senjata kekuatan yang besar untuk Belanda.

Jadi El Ghazi juga merasa yakin dengan membela Belanda dan bukan Maroko. Paling tidak itu yang membuat Belanda merasa sangat senang dengan keputusan itu.