Bertrand Traore Menjadi Pilihan Utama Guus Hiddink Untuk Melapis Diego Costa

Bertrand Traore Menjadi Pilihan Utama Guus Hiddink

Guus Hiddink memuji perkembangan yang diperlihatkan pemain muda Bertrand Traore bersama tim utama Chelsea. Manajer sementara the Blues tersebut mengaku ia akan menggunakan Traore sebagai pelapis utama Diego Costa yang menjadi penyerang pilihan pertama Chelsea di musim ini. Chelsea sebenarnya masih memiliki penyerang lain seperti Loic Remy dan Alexandre Pato yang dipinjam dari Corinthians pada bulan Januari lalu. Bertrand Traore hampir dipinjamkan ke klub lain di awal musim ini; namun Jose Mourinho kemudian memutuskan untuk mempertahankan sang pemain di Stamford Bridge dan dijadikan sebagai bagian tim utama Chelsea. Selama masa kepemimpinan Mourinho; Traore baru menjalani total 30 menit di 3 pertandingan sebagai pemain pengganti.

Bertrand Traore Menjadi Pilihan Utama Guus Hiddink Untuk Melapis Diego CostaKedatangan manajer sementara Guus Hiddink ditambah dengan cedera serius pada Radamel Falcao serta masalah otot betis pada diri Loic Remy yang sering kambuh membuat Traore mendapat lebih banyak kesempatan bermain. Kepercayaan Hiddink pada penyerang 21 tahun tersebut telah menghasilkan 3 gol di 3 pertandingan terakhir yang ia jalani. Meski hanya tampil sebagai pemain pengganti; Traore memperlihatkan kepercayaan diri dan juga efektivitas dalam bermain. Traore berpeluang besar menjalani pertandingan melawan Norwich City sebagai starter. Guus Hiddink mengaku akan memberi kesempatan beristirahat bagi Diego Costa pada pertandingan melawan Noriwch City atau Stoke City guna mempersiapkan Costa di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa melawan Paris Saint Germain.

 

Guus Hiddink juga memuji perkembangan Bertrand Traore dan melihat dengan jelas perbedaan pada diri sang pemain saat Hiddink datang menggantikan Mourinho dan kondisi Traore pada saat ini. Semangat yang besar ditunjukkan oleh sang pemain; keberanian seorang Traore juga dipuji oleh Hiddink. Manajer senior asal Belanda tersebut menyebut Traore sebagai pemain muda yang tidak takut membuat kesalahan dan semangatnya bermain tidak berbeda ketika berada di tempat latihan yang tanpa penonton ataupun di stadion dengan 40 ribu penonton. Bagaimana seorang Traore belajar dari kesalahan dan berkembang merupakan hal penting sehingga sang pemain menjadi semakin baik dan tajam; terbukti dari gol – gol yang berhasil ia cetak.