Costa - Saya Tidak Akan Mengubah Permainan Agresif Saya

Costa: Saya Tidak Akan Mengubah Permainan Agresif Saya

Costa - Saya Tidak Akan Mengubah Permainan Agresif Saya

Agen Bola – Nampaknya  nama Diego Costa di ajang Premier League musim ini sangat pantas menjadi sorotan. Tampil tajam di setiap laga, dan mampu menunjukkan agretivitasnya di atas lapangan menjadikan striker Brazil yang memutuskan pindah kewarganegaraan Spanyol ini menjadi salah satu sosok penyerang tertajam di  Premier League. Telah menjaringkan 17 gol dari 20 laga bersama Chelsea menjadikan namanya sebagai  top skor sementara  Premier League. Namun, nama Costa beberapa waktu lalu banyak mendapatkan kritik yang sangat pedas dari banyak orang terkait sejumlah sifat agresif dan gaya mainnya yang terbilang “kasar” saat berada di atas lapangan.

 

Menurut agen bola ,sejumlah insiden yang ia lakukan hingga saat ini seperti adu mulut dan hampir saja adu pukul dengan para pemain lain seperti Tim Howard dan Seamus Coleman saat melawan Everton, berselisih dengan Jordan Henderson dan Steven Gerrard dan juga injakan kepada 2 bek Liverpool, Emre Can dan Martin Skrtel saat Chelsea melawan Liverpool di semi final Capital One Cup lalu. Dengan sejumlah tindak kontroversialnya tersebut jelas sang striker sering mendapat banyak kecaman dari pemain lain, bahkan pada insiden terakhir harus membuatnya absen selama 3 laga karena hukuman dari FA.   Meskipun gaya main yang sangat agresif yang membuatnya banyak mendapatkan kecaman tersebut,  sama sekali  tidak membuat Costa untuk merubah gaya main yang menjadi ciri khasnya tersebut.

 

Selain itu, sang pemain sendiri mempunyai alasan yang sangat kuat, mengapa ia melakukan aksi yang tidak terpuji tersebut, dimana ia melakukan tersebut karena ia sangat sering dikasari dan menjadi sasaran kekasaran para bek terlebih dahulu. “ aku berpikir para wasit harus berpikir beberapa kali aku harus dipukul atau ditendang lawan sebelum aku marah karena hal itu” ujar Costa membela.  Selanjutnya ia juga membela berkata “ aku sudah lama menjadi sasaran para bek, mendapat tendangan dan dijatuhkan. Aku juga berjuang dan menekel, meski beberapa pemain bertahan lain memprotes kontak fisik yang lebih lunak.’ Ujarnya kepada agen bola terpercaya.

 

Meskipun demikian, Costa sendiri tidak menyimpan dendam kepada para pemain yang  telah mengasarinya, karena bagi sang mantan striker Atletico Madrid tersebut semua hal yang terjadi di atas lapangan akan selesai jika peluit panjang berakhir dengan saling memberikan jabat tangan mereka.