Pujian Gus Poyet - Frank Lampard Itu Pemain Yang Berbakat dan Cerdas

Frank Lampard Itu Pemain Yang Berbakat dan Cerdas

Pujian Gus Poyet - Frank Lampard Itu Pemain Yang Berbakat dan Cerdas

Agen Bola Tangkas – Kemenangan Manchester City atas Sunderland 3-2 di Etihad Stadium dapat dikatakan merupakan kemenangan tipis. Sejak babak kedua awal dimulai, pemain Manchester City menggempur kubu lawan. Mereka berusaha mencari titik kelemahan lawan dan usaha mereka terbukti berhasil dengan gol yang diciptakan oleh Yaya Toure di menit ke-57. Menang satu gol semakin membuat semangat juang para pemain Manchester City meningkat dan selang sembilan menit kemudian, yaitu di menit ke-66, sekali lagi gol kedua menyusul. Kedudukan menang di atas angin 2-0 untuk Manchester City membuat mereka sedikit lengah. Momen itu dipakai oleh pemain Sunderland untuk mencetak gol balasan di menit ke-68 oleh Rodwell.

 

Sontak gol balasan itu membuat para pemain Manchester City kaget. Belum habis kekagetan pemain City, kembali lagi terjadi gol kedua bagi kubu Sunderland di menit ke-71 lewat tendangan pinalti. Gol pertama dan kedua Sunderland hanya terpaut tiga menit. Kedudukan seimbang 2-2 ini membuat pemain Manchester city ketar-ketir. Melihat kondisi yang kurang menguntungkan, Manuel Pellegrini berinisiatif memasukkan Frank Lampard untuk memperkuat lini tengah Manchester City. Tanpa pernah diduga, justru Frank Lampard yang menjadi penyelamat bagi Manchester City dengan memasukkan gol di menit ke-73.

 

Berdasarkan analisa pelatih Sunderland, Gus Poyet, gol ketiga Manchester City disebabkan oleh kelalaian timnya. Ia mengakui bahwa timnya sedikit sombong saat mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Mereka menganggap remeh lawan, padahal mereka lupa bagaimana harus mempertahankan kedudukan itu selama 15 menit ke depan. Nasi sudah jadi bubur, dan rasa kecewa pun tak dapat dibendung terlihat pada mimik wajah Poyet. Ia menyesalkan mengapa agresivitas dan efektivitas pemainnya baru timbul di babak kedua. Ia mengharapkan pemainnya dapat bermain seperti itu sejak awal babak pertama.

 

Poyet hanya bisa menerima kenyataan dan ia juga menyadari bahwa segala sesuatu mungkin saja terjadi saat melawan tim raksasa. Poyet mengatakan, “Ketika anda melawan Manchester City, anda pasti tahu apa yang bakal terjadi. Kiper kami telah berusaha dan ia telah menyelamatkan gawang kami tiga kali. Memang harus diakui bahwa saya kecewa karena kami mulai bermain bagus saat babak kedua”. Saat yang sama, Poyet juga mengakui kepiawaian dan kecerdasan Lampard, sebagaimana dikatakannya, “Dia adalah Frank Lampard, karena dia tahu apa yang harus ia lakukan. Ia memang harus tiba di dekat kotak pinalti agar pemain kami dialihkan konsentrasinya. Ternyata dia berhasil melakukan itu. Bagiku, dia itu pintar dan dia telah membuat perbedaan serta membawa timnya menang”. Ucapnya pada agen bola tangkas online terpercaya http://www.bola212bet.com

 

Pellegrini pun sependapat dengan Poyet mengenai Lampard. Kemenangan Manchester City melalui Lampard membuat Pellegrini terbuka matanya. Semula Pellegrini masih ragu untuk memasukkan Lampard sebagai pemain inti. Setelah melihat performanya kali ini, Pellegrini memutuskan bahwa Lampard memang pantas berada di klub Manchester City. Ini kata Pellegrini,

 

“Mungkin semua fans New York dan saya khususnya menyadari bahwa mereka ingin melihat Frank bermain di lapangan hijau. Alasannya, fans New York melihat Frank bermain sangat brilian. Saya harap dia akan bermain di sini lagi tahun depan. Saya pikir ini adalah momen tebaik untuk membuat keputusan tepat baginya, bagi klub, bagi New York untuk tetap bersama kami di sini. Karena itulah dia sangat berarti bagi kami. Itu juga alasannya bagi saya memboyong dia ke klub ini di awal musim ini. Adalah hal yang penting juga bahwa mulai sekarang dia akan bermain bersama kami sampai akhir musim ini”. Tambahnya kepada agen casino online terpercaya.