Inter dan Roma Menelan Sanksi Pahit dari UEFA

Inter dan Roma Menelan Sanksi Pahit dari UEFA

Inter dan Roma Menelan Sanksi Pahit dari UEFA

agen judi online Inter dan Roma memang terlibat skandal pelanggaran yang cukup berat. Mereka mendapatkan masalah karena telah terlibat skandal Financial Fair Play. UEFA telah mendapatkan sanksi yang sangat berat. Kedua tim ini harus membayar sejumlah denda dan juga larangan kuota pemain jika harus masuk dalam beberapa pertandingan di Eropa.

Pelanggaran itu memang menjadi salah satu isu yang sangat penting sehingga benar-benar diperhatikan oleh UEFA. Inter harus menyerahkan 6 juta euro untuk membayar denda. Sementara Roma harus membayar 2 juta euro. Sejumlah denda itu harus dibayarkan jika kedua klub itu memang mendapatkan kemenangan dari kompetisi yang digelar antar klub di Eropa.

Tercatat oleh agen judi online terpercaya Inter mendapatkan jatah membawa 21 pemain yang masuk dalam skuad, sementara Roma hanya 22 pemain saja. Semua daftar pemain itu menjadi hukuman yang sangat berat untuk kedua tim. Semua kondisi ini masih bisa  berubah sesuai dengan kondisi keuangan kedua tim.

Kondisi keuangan ini menjadi salah satu masalah yang sangat serius untuk Inter. Bahkan hukuman ini semakin menekan mereka karena Inter memang harus mencapai BEP untuk berhasil dari hukuman itu, Roma memiliki posisi yang tidak terlalu sulit karena musim hukuman itu berakhir satu musim lebih cepat dibandingkan Inter.

Masalah yang paling besar untuk Inter adalah ketika mereka tidak bisa memilih pemain yang akan masuk ke bursa transfer. Kondisi ini juga bisa menyebabkan Inter gagal membawa sejumlah pemain yang sudah diminati pada musim ini.

Sementara itu agen judi online Erick Tohir yang menjadi pemegang saham utama mengatakan bahwa Ia ingin klub nya segera mendapatkan hasil maksimal. Bahkan termasuk untuk mendapatkan juara di liga utama. Tapi tentu saja hukuman ini menjadi masalah yang cukup berat untuk tim. Kendala untuk mendapatkan kemenangan bisa saja berasal dari kondisi hukuman yang berat. Tapi Ia mengatakan akan berusaha agar klub tetap masuk dalam kompetisi yang lebih baik. Sebelumnya UEFA memang telah mengumumkan beberapa beberapa klub lain yang mendapatkan hukuman serupa seperti AS Monaco.