Liga Serie A - Gol Gervinho Penentu Kemenangan AS Roma

Liga Serie A: Gol Gervinho Penentu Kemenangan AS Roma

Liga Serie A - Gol Gervinho Penentu Kemenangan AS Roma

Bola212Bet – Bertanding melawan tim Fiorentina pada hari Minggu tengah malam (31/08/2014) bukanlah perkara mudah. Fiorentina terkenal dengan keahlian dalam menguasai dan mengoper bola. Tidak ada satu klub Italia yang meragukan hal itu. Tim AS Roma yang diasuh oleh Rudi Gracia boleh bergembira karena mereka mampu menaklukkan tim Fiorentina 2-0 di stadion Olimpico.

Di babak pertama pertandingan dimulai, pemain AS Roma bermain ganas dan agresif. Mereka menyerang dari pelbagai sisi pertahanan tim Fiorentina. Pada menit ke-28, terciptalah gol pembuka bagi kubu AS Roma oleh Radja Nainggolan. Gol tunggal ini tetap bertahan sampai babak pertama usai. Pelatih AS Roma, Rudi Gracia, tidak kaget akan kondisi seperti itu. Jauh sebelum pertandingan ini dimulai, Gracia mengatakan kepada jurnalis agen SBOBET bahwa dirinya menyadari tim Fiorentina akan menguras tenaga mereka. Ia mengadakan kesepakatan dengan para fans mania AS Roma. Ia meminta para fans AS Roma memberikan dukungan berupa teriakan kepada tim favoritnya. Tujuan Gracia jelas karena teriakan itu merupakan bentuk dukungan yang mampu menaikkan semangat tempur anak asuhnya. Gracia juga menyadari jika semangat tempur anak asuhnya turun, hal itu akan menjadi malapetaka besar bagi kubunya. Ternyata dugaan Gracia benar bahwa pertandingan satu jam sangat menguras stamina anak asuhnya.

“Pada dasarnya, kami membutuhkan dukungan para fans. Memang benar, para fans kami pun menyadari hal itu bahwa betapa sulitnya tim mereka bermain pada kondisi tertentu. Sebab itu, saya ingin mengajukan banding kepada para fans AS Roma bahwa saat ada momen yang sulit di stadion Alimpico maka para fans harus berteriak. Teriakan mereka yang terdengar di seluruh stadion memberikan semangat yang berarti bagi tim kami”.

Pertandingan selama satu jam sangat sulit karena kubu kami harus bermain agresif, cepat dan berpikir taktis. Kami berterima kasih kepada Morgan De Sanctis yang telah menolong tim kami”.

“Jangan lupa bahwa kami sedang bertanding melawan tim Fiorentina yang telah terkenal dengan keahlian menguasai bola di lapangan. Kami berusaha untuk melakukan pembalikkan kondisi selama satu jam”.

Sewaktu di kamar ganti, Rudi Gracia mengingatkan kembali para pemainnya untuk bisa bermain sabar dalam menghadapi lawan. Menurut berita yang didapat oleh agen bola online, kunci keberhasilan utama untuk menang lawan Fiorentina adalah kesabaran. Nasihat dari Gracia ditanggapi secara serius oleh anak asuhnya. Hal itu terlihat ketika babak pertama di mulai di mana pemain AS Roma bermain dalam strategi yang telah dirancang. Ritme permainan mereka juga terlihat stabil dan tidak menggebu-gebu. Kontrol bola mereka sangat bagus.

“Berhadapan dengan pemain Fiorentina yang cemerlang di lini tengah, anda perlu bersabar dalam mengoper bola agar anda mampu menemukan kelemahan lawan. Jadi, saya meminta kepada para tim untuk bersabar. Saya melihat keyakinan diri pemain AS Roma di babak awal dan mereka mengontrol bola sangat baik”.

Usai pertandingan, Gracia diwawancarai oleh dua media ternama agen bola dan agen bola online bahwa yang penting baginya adalah gol terakhir. Gol kedua di injury time oleh Gervinho menjadi jawaban bahwa pemain AS Roma bertambah maju dan kuat. Kemenangan AS Roma menjadi bukti bahwa mereka memiliki daya adaptasi tinggi antara pemain lama dengan pemain baru. Masing-masing pemain mampu meredam ego masing-masing dalam sebuah pertandingan. Kesabaran seperti ini dipuji oleh Gracia. Ia sangat berterima kasih kepada anak asuhnya telah bekerja keras untuk memenangkan pertandingan ini. Kemenangan ini membawa tim mereka menempati posisi puncak sementara dalam Seri A Italia.

“Yang penting adalah kami berhasil mencetak gol kedua. Gol kedua ini sudah pasti lebih baik, walau dari awal mereka mampu melakukannya. Secara keseluruhan, tim kami bermain sangat bagus, khususnya di babak pertama”.

“Para pemain telah bekerja keras, apakah mereka sedang melakukan penyerangan atau pun melakukan pertahanan. Babacar bermain sangat cepat. Saya juga gembira bahwa Kostas Manolas mampu beradaptasi dengan gaya permainan tim kami. Kami sangat agresif di babak pertama dan serangan balik kami pun sangat cepat”.

“Kami akan menjadi tim yang maju dan kuat. Kami menderita malam ini melawan salah satu tim terbaik di liga ini. Babak pertama selalu sulit, namun kami memiliki tim yang solid dan hal itu membantu kami dan pemain baru mampu saling beradaptasi”.

Yang kurang beruntung dari kekalahan ini adalah pelatih Fiorentina, Vincenzo Montella. Vincenzo mendapat kritik tajam dari media dan para fansnya bahwa dia memasukkan Josh Brillante menggantikan Alberto Aquilani. Montella membela Aquilani di depan pers media agen judi bola bahwa Aquilani adalah senjata andalan kedua bagi kubu Fiorentina. Menurutnya, kritikan media tidak sesuai dengan kenyataan dan hal itu sangat berlebihan.

“Saya memilihnya karena dia telah melakukan banyak hal bagi klub ini, ketika Alberto Aquilani mengalami cedera dalam latihan minggu ini”.

“Ini merupakan keputusan sulit. Saya tidak pernah mengharapkan dirinya bermain 90 menit. Namun, dia adalah senjata pengganti dalam sebuah pertandingan”.

“Saya pikir kritik itu berlebihan dan kinerja para timnya tidak seburuk yang diberitakan”.

Ketika ditanya apakah penyebab kekalahan kubu Fiorentina? untuk stamina, bagi Montella, timnya tidak ada masalah. Walau ada perasaan gugup dan takut di babak pertama, namun hal itu tidak berlangsung lama. Setelah sekian menit berlaga, para pemain Fiorentina sudah mampu menyesuaikan diri di lapangan. Lagi pula, baik Fiorentina dan AS Roma, keduanya masing-masing memberikan peluang gol. Satu hal kelemahan pemain Fiorentina adalah terlalu terpaku pada aspek pertahanan dan melupakan aspek penyerangan. Mungkin hal ini disebabkan oleh kebobolan satu gol membuat para pemain Fiorentina bermain bertahan dari pada bermain menyerang. Untuk ini, Montella akan mendiskusikan hal itu dengan anak asuhnya.

“Kami memiliki babak pertama yang buruk karena pemain kami ada perasaan takut. Saya harus berpikir keras mengapa bisa terjadi seperti itu. Secara keseluruhan, permainan Fiorentina sangat baik. Di babak kedua, Fiorentina mampu menciptakan banyak peluang gol. Hanya disayangkan bahwa tidak ada satu pun peluang gol bisa diwujudkan”.

“Setelah jam istirahat babak pertama selesai, kami menunjukkan kepada lawan kami bahwa diri kami memiliki stamina dan konsistensi yang sama”.

“Ketika kami bermain dengan pola yang sama seperti babak pertama, maka permainan itu tidak akan jauh berbeda. Namun kami telah mengubah polanya, tetapi juga tidak mampu membuat perbedaan. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi. Mungkin, kami lebih memperhatikan pola bertahan daripada menyerang. Saya harus mengkomunikasikan hal ini secepatnya kepada tim kami”.