Pep Guardiola Mendapat Kritik Karena Tidak Memainkan Thomas Muller Sebagai Starter

Pep Guardiola Mendapat Kritik Karena Tidak Memainkan Thomas Muller Sebagai Starter

Kekalahan Bayern Munich di tangan Atletico Madrid merupakan kejutan lanjutan yang diberikan oleh anak asuh Diego Simeone. Manajer Bayern Munich Pep Guardiola segera menerima kritik setelah kekalahan vital tersebut. Meski hanya kalah 0 – 1; namun Bayern Munich dituntut mampu mencetak gol dan membalas kekalahan tersebut pada leg kedua nanti agar tidak mengalami nasib yang sama dengan Barcelona. Salah satu kritik yang dilontarkan pada Guardiola terkait dengan keputusannya tidak memainkan Thomas Muller sejak awal pertandingan. Muller duduk di bangku cadangan saat pertandingan dimulai dan keputusan tersebut benar – benar mengejutkan banyak pihak.

Pep Guardiola Mendapat Kritik Karena Tidak Memainkan Thomas Muller Sebagai Starter

Thomas Muller merupakan salah satu pemain favorit Bayern Munich dan rata – rata 1 gol per pertandingan yang ia catatkan dalam 8 kali sebagai pemain starter dianggap lebih dari cukup untuk memulai pertandingan melawan Atletico Madrid di lapangan dan bukan di bangku cadangan. Muller hanya dimainkan di akhir babak kedua dan tim Bayern Munich menjadi leih lemah ketika Muller tidak berada di lapangan. Serangan – serangan Bayern Munich lebih mudah terbaca dan seorang penyerang dengan catatan 36 gol di Liga Champions Eropa menunjukkan Muller bukanlah seorang penyerang cadangan yang disiapkan untuk memberi kejutan bagi tim lawan. Uniknya; Muller sangat jarang tampil bagus ketika dimainkan dari bangku cadangan. Ia gagal mencetak gol di 8 pertandingan ketika dimainkan dari bangku cadangan. Muller secara mengejutkan baru mencetak gol 1 kali saja ketika dimainkan di 30 pertandingan Bundesliga sebagai pemain cadangan. Ia mencetak 2 gol saat Bayern Munich mengalahkan Borussia Dortmund pada September 2009; ketika Borussia Dortmund masih ditangani Jurgen Klopp dan Louis Van Gaal menjadi manajer Bayern Munich.

 

Thomas Muller kemungkinan besar akan dimainkan sebagai starter di leg kedua nanti; namun ada tugas berat Munchen menanti mengingat Atletico Madrid dipastikan telah mempersiapkan diri untuk meningkatkan kinerja lini pertahanan untuk mencegah pemain lawan mencetak gol. Kekhawatiran datang mengingat pada 3 musim terakhir; Bayern Munich selalu gagal mencetak gol di di kandang lawan pada babak semifinal Liga Champions Eropa ketika melawan tim Spanyol. Mereka tersingkir di tangan Barcelona dan Real Madrid pada 2 musim terakhir.