Primer Inggris: Bukan Van Gaal Namanya Jika Ia Gagal Cari Kambing Hitam

Primer Inggris - Bukan Van Gaal Namanya Jika Ia Gagal Cari Kambing Hitam

Agen IBCBET Laga hari Minggu kemarin (24/08/2014) antara Manchester United lawan Sunderland di Stadium of Light sangat membosankan. Manchester United yang dipimpin oleh pelatih baru, Louis van Gaal, hanya mampu membuka hasil seri dalam pertandingan keduanya. Dalam pertandingan perdananya, Manchester United bukannya menang melainkan MU harus menerima kekalahan 1-2 dari Swansea City (16/08/2014).

Van Gaal yang sebelumnya dipuji bakal mengembalikan kejayaan Manchester United harus menelan kembali pil pahit dengan hasil imbang lawan Sunderland 1-1. Melihat sepak terjang van Gaal sebagai pelatih nasional Belanda di piala Dunia 2014 di Brazil terkesan tidak profesional. Semua cara dihalalkan olehnya asalkan klub yang diasuhnya bisa menang. Jika klub mengalami kekalahan, ia cenderung mencari kambing hitam agar dirinya tidak disalahkan oleh orang lain. Hal ini juga terjadi pada laga hari Minggu kemarin. Selebrasi Juan Mata saat membuka gol pembuka MU Gol Balasan Sunderland lewat Jack RodwellDi babak pertama, permainan pemain Manchester United sangat cepat. Operan bola antarpemain juga bagus. Tekanan dan serangan pada pertahanan lawan juga tajam. Di menit ke-17, gol pertama tercipta lewat Juan Mata. Kemenangan satu gol tidak membuat para pemain MU mawas diri dan berusaha membuat formasi untuk mengantisipasi serangan pihak lawan. Akibatnya serangan yang pelan tapi pasti dari kubu Sunderland mampu membuahkan hasil seri pada menit ke-30 lewat Jack Rodwell. Gol balasan dari tim Sunderland secara tidak langsung mampu menurunkan mentalitas pemain MU. Sejak hasil imbang, kedua kubu tidak mampu menciptakan gol tambahan bagi pihak masing-masing. Hasil imbang ini tetap bertahan sampai wasit meniup pluit panjang tanda pertandingan telah usai.

Menanggapi performa pemain MU, Van Gaal mengatakan bahwa para pemain MU kurang kreatif dan memiliki kelemahan pada operan bola rendah. Karena itu, van Gaal berniat akan membeli pemain Real Madrid yaitu Angel Di Maria. Diberitakan bahwa MU berani memboyong Di Maria dengan nilai transfer sebesar 60 juta poundsterling. Namun sampai saat ini kesepakatan belum tercapai antara MU dan Real Madrid yang menutut 75 juta poundsterling.

“Hal ini tidak begitu baik bagi pemain MU karena operan bola mereka sering kecolongan oleh pihak lawan. Lagi pula, pemain kami membutuhkan banyak kreatifitas dalam operan bola”.

“Saya pikir bahwa klub harus mengumumkan pembelian pemain. Ketika kami berpikir bahwa musim ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pembelian pemain, maka kami akan memberitahu para media bahwa kami telah membeli pemain yang ini atau pemain yang lain. Tetapi sangat disayangkan bahwa kali ini kami tidak bisa mengatakan apa-apa kepada kalian”.

“Tentu saja saya menyukai Di Maria, begitu juga Messi. Banyak sekali pemain di duni ini yang saya sukai. Namun disayangkan bahwa mereka semua tidak selalu ingin bergabung di Manchester United”.

Selain van Gaal mengkritik permainan yang statis dari pemain MU, ia juga mengkritik bahwa pemain MU kurang sigap dalam menciptakan dan memanfaatkan peluang gol. Menurut van Gaal, selama pertandingan berlangsung banyak peluang gol yang bisa tercipta tetapi tidak dilakukan oleh anak asuhnya. Ia merasa kecewa bahwa harusnya MU bisa menang melawan Sunderland.

“Kami mendominasi pertandingan, tetapi kami tidak menciptakan peluang gol. Begitu banyak peluang gol yang bisa dibentuk, namun kami gagal melihat hal itu. Sungguh mengecewakan. Permainan para pemain juga mengecewakan. Kami pikir seharusnya kami bisa menang hari ini, kenyataannya kami hanya mendapat satu gol saja”.

Apa komentar Poyet mengenai taktik van Gaal? Menghadapi pertanyaan beruntun seperti ini dari agen bola online, Poyet hanya mengatakan van Gaal terlalu berani memakai strategi 3-5-2 dalam kompetisi ini. Bagi Poyet, komposisi pemain seperti itu hanya bisa dilakukan jika van Gaal memiliki pemain yang memiliki kualitas untuk ditempatkan pada posisi tersebut. Baginya, apa yang dilakukan oleh van Gaal adalah sesuatu yang aneh.

“Ini adalah Manchester United yang saya tidak kenal selama ini. Sangat aneh melihat mereka menempatkan strategi 3-5-2. Bagi saya hal ini sangat berisiko karena anda harus memiliki pemain yang tepat untuk sistem seperti itu”.

Apa pernyataan Poyet mengenai rumor pindahnya Di Maria dari Real Madrid ke Manchester United? Menanggapi pertanyaan kedua dari agen bola, Poyet hanya bisa menjawab singkat. Poyet merasa meskipun Di Maria bermain untuk MU, belum tentu dengan sistem seperti itu potensi dan kemampuan Di Maria bisa dimunculkan. Untuk kepastiannya, Poyet hanya mengatakan waktu yang akan memperlihatkan hal itu.

“Kalau saya ditanya apakah sistem itu mampu memunculkan performa Di Maria secara maksimal, maka saya tidak tahu. Kita hanya bisa menunggu dan melihat”.

Apa tanggapan pelatih Sunderland, Gus Poyet, melihat hasil imbang itu? Poyet mengatakan kepada media agen bola dan agen bola online bahwa dirinya sangat puas meski hasil imbang. Bagaimana pun juga, Poyet sangat menghargai upaya dari anak asuhnya. Hasil imbang sudah menunjukkan kerja keras yang luar biasa dari timnya.

“Ini adalah pertandingan bagus yang layak ditonton. Kami bermain sangat bagus di babak pertama. Pemain kami berani mengambil resiko dan menciptakan peluang gol setelah ketinggalan satu gol. Bagi saya, hasil ini merupakan upaya kerja keras yang pantas dihargai”.