Spanyol Menang Beruntung saat Melawan Macedonia

Spanyol Menang Beruntung saat Melawan Macedonia

Spanyol Menang Beruntung saat Melawan MacedoniaSpanyol menang beruntung saat melawan Macedonia dengan skor tipis 1 – 0. Pasalnya, gol semata wayang tersebut tercipta dari gol bunuh diri salah satu punggawa Macedonia yang bernama Tomislav Pacovski pada menit ke-8. Dengan begitu, tim La Furia Roja masih bisa bernafas lega memenangkan pertandingan di babak penyisihan Euro 2016. Tentu saja hal ini menjadi catatan tersendiri bagi banyak orang atau pihak. Tim sekelas Spanyol hanya bisa menang tipis melawan tim lemah, sementara gol yang tercipta hanya dihasilkan dari bunuh diri lawan. Sebuah kemenangan yang tidak bisa dibanggakan di ajang paling bergengsi kompetisi negara-negara di daratan Eropa. Kondisi seperti itu harus menjadi catatan khusus bagi seluruh elemen yang tergabung di tim Spanyol.

Sang pelatih pun mengkui keberuntungannya

Del Bosque sebagai pelatih timnas Spanyol setelah pertandingan usai juga mengukui bahwa Spanyol menang beruntung dalam laga itu. Menurut Bosque, permainan dari para anak asuhnya tidak sesuai yang diharapkannya. Mereka tidak bermain efektif dan hanya seperti berman sepak bola di level rendah. Untungnya hanya melawan tim yang tidak diunggulkan. Jika melawan tim tangguh dari negara Eropa lainnya, tidak menutup kemungkinan Spanyol akan menalami kekalahan yang mengecewakan sekaligus memalukan. Hal ini memang menjadi pekerjaan rumah berat bagi Bosque agar bisa mengembalikan kembali performa tim yang diasuhnya agar mampu merajai Eropa kembali. Bosque perlu menemukan cara dan strategi yang efektif untuk mewujudkan semua itu.

Spanyol yang tidak diikuti lagi

Tidak bisa dipungkiri oleh agen bola bahwa timnas Spanyol saat ini memang sudah menurun performanya. Tidak seperti sekitar 10 tahun lalu yang sangat diunggulkan di persebakbolaan dunia. Beberapa pengamat sepak bola dunia mengatakan bahwa siklus menuju performa menurun memang sedang dialami oleh Spanyol. Beberapa pemain yang sudah berumur perlu diganti dengan mereka yang masih muda. Permasalahannya, Bosque belum bisa menemukan pemain muda asal Spanyol yang bertalenta hebat untuk segera dimasukkan dalam skuad inti yang dilatihnya. Inilah dilematis yang dihadapi Bosque dan harus diselesaikan dengan cara profesional dan bijaksana. Jangan sampai ada lagi Spanyol menang beruntung.