Tidak Memainkan Rooney Dapat Menjadi Pilihan Terbaik Bagi Inggris

Tidak Memainkan Rooney Dapat Menjadi Pilihan Terbaik Bagi Inggris

Piala Euro 2016 – Inggris dapat belajar dari Jerman dan Spanyol dalam melakukan pemilihan pemain di turnamen besar. Tim nasional kedua negara tersebut berani melakukan tindakan memilih pemain yang benar – benar siap bermain tanpa memandang status seorang pemain merupakan pemain bintang atau pemain senior. Spanyol pernah membangun tim yang mengakomodir seorang Raul Gonzales; seorang penyerang yang dianggap sebagai pemain bintang dan legendaris di level klub serta tim nasional. Namun kemunculan David Villa dan Fernando Torres memaksa Raul tersisih dari timnas Spanyol demi mendapatkan hasil terbaik. Formasi 3 penyerang dengan memainkan Raul sebagai penyerang lubang pernah dicoba namun tidak membuahkan hasil positif; bahkan perang penyerang lubang lebih baik ketika diisi oleh Luis Garcia.

Piala Euro 2016 - Tidak Memainkan Rooney Dapat Menjadi Pilihan Terbaik Bagi Inggris

Kejadian serupa tidak hanya terjadi kepada Wayne Rooney pada Piala Euro 2016, namun Ketika Spanyol kemudian tidak memainkan Raul dan memasang Torres dan Villa di posisi penyerang; mereka dapat memainkan 2 gelandang jangkar dan 2 gelandang serang. David Silva dan Andres Iniesta menjadi 2 gelandang serang dan Xabi Alonso serta Sergio Busquets dimainkan sebagai 2 gelandang jangkar. Pada masa inilah Spanyol mengalami masa keemasan dengan permainan tiki taka modern yang mengutamakan kemampuan bertukar posisi dalam mengalirkan bola. Jerman yang kini menjadi salah satu tim terkuat di Eropa juga pernah membuat keputusan sulit ketika meninggalkan Michael Ballack yang merupakan kapten di saat pemain tersebut memasuki usia 33. Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Sami Khedira dan Toni Kroos kemudian menjadi pilihan utama lini tengah Jerman dengan permainan yang dinamis, umpan akurat dan pressing ketat pada pemain lawan ketika kehilangan bola.

 

Baca juga: Klub Cina tertarik dengan Wayne Rooney

 

Kini pada piala euro 2016 ini posisi yang sama tengah dialami Inggris; meninggalkan Rooney dapat menjadi sebuah pilihan untuk memainkan skuad muda yang penuh energi meski minim pengalaman. Roy Hodgson seringkali memilih formasi 4-3-3 atau 4-3-1-2 dan menjadikan Harry Kane sebagai penyerang utama. Namun ketika Rooney dimainkan maka formasi 2 penyerang menjadi pilihan yang lebih sesuai karena kondisi fisik Rooney tidak lagi memungkinkan dirinya dimainkan melebar. Jika Kane diposisikan melebar maka ia akan kehilangan efektivitas dalam mencetak gol. Memainkan Kane bersama Vardy jika Inggris menggunakan formasi 2 penyerang atau memilih Daniel Sturridge dan Danny Welbeck mendampingi Kane jika memainkan 3 penyerang sepertinya lebih realistis dan efektif.