Agen Togel - Permintaan Maaf Dave Whelan Atas Komentar Rasisnya

Judi Togel: Permintaan Maaf Dave Whelan Atas Komentar Rasisnya

Agen Togel - Permintaan Maaf Dave Whelan Atas Komentar Rasisnya

Judi Togel Online – Pemilik klub Wigan Athletic F.C, Dave Whelan meminta maaf atas komentar bernada rasis yang ia buat saat wawancara oleh Guardian dan dari kejadian ini, ia dituduh sebagai ‘Anti-Semitisme’.

Selain ucapan rasis yang ia ucapkan, Whelan sendiri juga menunjuk Malky Mackay sebagai manajer Wigan. Dan seperti yang kita tahu bahwa Mackay saat ini menjadi cemooh dunia, khususnya atas isu rasis dan mesumnya. Dan saat ini penyidik FA tengah mengusut kasus ini dan akan menjatuhkan sanksi untuk pelatih berusia 42 tahun ini. Selain itu, Whelan juga membuat komentar yang seharusnya tidak ia lakukan. Seperti yang dilansir Guardian, Whelan mengatakan: “Saya pikir orang Yahudi ‘suka mengejar uang’ dari pada orang lain. Saya tidak berpikir ini merupakan hinaan sama sekali.”

Bagaimana pun, komentar bernada rasis tersebut mendapat kritik tajam dari Dewan Pimpinan Yahudi dan sekarang ia (Whelan) sudah melakukan perminta maaf pada masyarakat. Saat ditanya oleh Agen Togel mengenai perihal mengenai wawancara dengan Guardian, ia mengatakan: “Saya belum membaca apa yang ia katakan, tapi saya sudah mengatakan apa yang ingin saya dikatakan.”

“Pertama, Saya tidak dan tidak pernah menghina orang Yahudi. Saya punya ratusan teman-teman dari Yahudi. Saya tidak pernah membuat mereka marah, karena saya sangat menghormati mereka.”

“Jika ada dari mereka yang tersinggung atas ucapan saya, tolong terima permintaan maaf saya yang tulus ini. Ini adalah kesalahan yang tidak perlu terjadi. Pada hari itu, saya melakukan sekitar 50 wawancara.”

“Kau dapat membayangkan berapa kali saya berada di stasiun radio, televisi dan lainnya karena kasus ini.”

“Saya tidak bermaksud untuk menghina siapapun, tapi sekali lagi tolong terima permintaan maaf saya ini, jika anda merasa saya hina. Ini bukan sesuatu yang sengaja saya lakukan.”tutupnya.

Selain itu, kasus Malky Mackay ini bermula pada tahun 2011-2013, ketika Mackay masih menangani Cardiff City, dimana Asosiasi sepak bola Inggris atau FA menemukan ribuan pesan singkat dan surel (surat elektronik) yang bernada rasis dan mesum yang di kirimkan Mackay kepada Direktur bagian Teknik Crystal Palace, Lain Moody. Selain itu, mereka juga diduga melakukan kecurangan dengan melakukan transfer delapan pemain mereka. Dengan kejadian ini, Moody langsung mengundurkan dirinya dari Crystal Palace, dan Mackay sendiri harus kehilangan posisinya melatih di Crystal Palace. Namun Dave Whelan tetap bersikeras bahwa Mackay ada pelatih yang cocok untuk melatih klubnya.